Dalam dunia akademik, tingkat kemiripan (similarity) pada hasil pengecekan Turnitin menjadi salah satu indikator penting dalam menilai keaslian karya ilmiah. Banyak jurnal, kampus, dan lembaga penelitian menetapkan batas maksimal plagiasi, umumnya di bawah 20%, bahkan lebih ketat di bawah 15%. Oleh karena itu, memahami cara menurunkan plagiasi secara efektif tanpa mengurangi kualitas isi menjadi hal yang sangat penting bagi mahasiswa maupun peneliti.
Apa Itu Plagiasi dalam Turnitin?
Plagiasi dalam konteks Turnitin adalah tingkat kemiripan teks suatu dokumen dengan sumber lain yang sudah ada dalam database Turnitin, baik dari jurnal, website, maupun karya ilmiah sebelumnya.
Perlu dipahami bahwa similarity tinggi tidak selalu berarti plagiarisme, namun jika tidak dikelola dengan baik, hal ini dapat menjadi masalah serius dalam proses publikasi jurnal atau penilaian akademik.
Masalah Umum Tingginya Plagiasi
Beberapa penyebab utama tingginya tingkat similarity antara lain:
- Copy-paste langsung dari sumber tanpa parafrase
- Penggunaan kutipan yang terlalu panjang
- Parafrase yang tidak efektif (hanya mengganti beberapa kata)
- Kurangnya referensi atau sitasi yang tepat
- Menggunakan sumber yang sama berulang kali
Masalah ini sering terjadi karena kurangnya pemahaman teknik penulisan ilmiah yang benar.
Solusi dan Langkah Menurunkan Plagiasi
Berikut langkah-langkah efektif untuk menurunkan plagiasi hingga di bawah 15%:
1. Parafrase Secara Menyeluruh
Jangan hanya mengganti kata dengan sinonim. Ubah struktur kalimat, susunan ide, dan gaya bahasa.
2. Gunakan Bahasa Sendiri
Tuliskan kembali informasi berdasarkan pemahaman Anda, bukan sekadar menyalin.
3. Batasi Kutipan Langsung
Gunakan kutipan langsung hanya jika sangat diperlukan, dan jangan terlalu panjang.
4. Gunakan Referensi yang Tepat
Selalu cantumkan sumber dengan format sitasi yang benar (APA, IEEE, dll).
5. Gabungkan Beberapa Sumber
Jangan hanya mengambil dari satu referensi. Kombinasikan beberapa sumber untuk memperkaya isi.
6. Gunakan Tools Bantuan
Manfaatkan tools seperti:
- Grammarly (paraphrase & grammar)
- Quillbot (parafrase)
- Turnitin preview (jika tersedia)
- Mendeley/Zotero/EndNote
Tips Agar Similarity Tetap Rendah
- Gunakan referensi terbaru (5 tahun terakhir)
- Hindari kalimat umum yang sering digunakan
- Gunakan kalimat aktif dan variatif
- Lakukan pengecekan ulang sebelum submit
- Tulis secara bertahap, jangan sekaligus copy-edit
Kesalahan yang Harus Dihindari
- Mengandalkan tools paraphrase tanpa edit manual
- Menghapus referensi untuk menurunkan similarity
- Mengganti kata tanpa memahami konteks
- Menggunakan satu sumber secara dominan
- Tidak melakukan pengecekan ulang
Kesalahan ini justru dapat menurunkan kualitas artikel dan berisiko ditolak oleh jurnal.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Berapa batas aman plagiasi Turnitin?
Umumnya di bawah 20%, namun banyak jurnal mensyaratkan di bawah 15%.
2. Apakah 0% similarity itu bagus?
Tidak selalu. Artikel ilmiah tetap membutuhkan referensi, sehingga 0% justru bisa mencurigakan.
3. Apakah paraphrase otomatis aman?
Tidak sepenuhnya. Tetap perlu editing manual agar hasil lebih natural.
4. Apakah semua yang terdeteksi Turnitin itu plagiasi?
Tidak. Bisa jadi itu kutipan, referensi, atau istilah umum.
Kesimpulan
Menurunkan plagiasi Turnitin hingga di bawah 15% bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan teknik yang tepat. Kunci utamanya adalah memahami isi, menulis ulang dengan gaya sendiri, serta menggunakan referensi secara bijak. Dengan begitu, kualitas artikel tetap terjaga dan peluang diterima di jurnal semakin besar.
CTA (Call to Action)
Jika Anda masih kesulitan menurunkan plagiasi atau ingin memastikan artikel siap publish, Anda dapat menggunakan layanan pendampingan publikasi jurnal profesional.
Mulai dari pengecekan plagiasi, perbaikan struktur, hingga proses submit ke jurnal SINTA—semua bisa dibantu secara cepat, aman, dan terpercaya.


